KAPSUL Ramadhan SMA 1 Cepiring

Asslamu’alaikum..

Dalam rangka menumbuhkembangkan mental dan moral generasi muda, memang banyak hal yang sudah dilakukan dan terus dilakukan oleh beberapa kalangan, masyarakat, organisasi, tidak ketinggalan intansi pendidikan termasuk SMA 1 Cepiring. Menyambut bulan Ramadhan 1432 H ini, sekolah melalui Pengurus OSIS mengisi kegiatan yang bersifat siraman rokhani yang dikemas cukup apik. KAPSUL RAMADHAN, itulah judul yang menjadi slogan pada kegiatan kali ini.

Ada 8 jenis kegiatan yang dilaksanakan: Baca lebih lanjut

NABI MUHAMMAD SAW PADA KITAB WEDHA

New Delhi, India. Seorang professor bahasa dari ALAHABAD UNIVERSITY INDIA dalam salah satu buku terakhirnya berjudul “KALKY AUTAR” (Petunjuk Yang Maha Agung) yang baru diterbitkan memuat sebuah pernyataan yang sangat mengagetkan kalangan intelektual Hindu.

Sang professor secara terbuka dan dengan alasan-alasan ilmiah, mengajak para penganut Hindu untuk segera memeluk agama Islam dan sekaligus mengimani risalah yang dibawa oleh Rasulullah saw, karena menurutnya, sebenarnya Muhammad Rasulullah saw adalah sosok yang dinanti-nantikan sebagai sosok pembaharu spiritual.

Baca lebih lanjut

Kobaran Api Seribu Derajat Celcius di Dasar Laut (Salah Satu Bukti Kebenaran Al Quran)

image Subhanallah! Baru-baru ini muncul sebuah fenomena retakan di dasar lautan yang mengeluarkan lava, dan lava ini menyebabkan air mendidih hingga suhunya lebih dari seribu derajat Celcius. Meskipun suhu lava tersebut luar biasa tingginya, ia tidak bisa membuat air laut menguap, dan walaupun air laut ini berlimpah-luah, ia tidak bisa memadamkan api.

Allah bersumpah dengan fenomena kosmik unik ini. Firman-Nya: “Ada laut yang di dalam tanahnya ada api” (Qs. Ath-Thur 6).

Nabi SAW bersabda: “Tidak ada yang mengarungi lautan kecuali orang yang berhaji, berumrah atau orang yang berperang di jalan Allah. Sesungguhnya di bawah lautan terdapat api dan di bawah api terdapat lautan.”

Baca lebih lanjut

Mengenalkan Allah

Rasulullah saw. pernah mengingatkan, untuk mengawali bayi-bayi kita dengan kalimat laa ilaaha illaLlah.” Kalimat suci inilah yang kelak akan membekas pada otak dan hati mereka

Kalau anak-anak itu kelak tak menjadikan Tuhannya sebagai tempat meminta dan memohon pertolongan, barangkali kitalah penyebab utamanya. Kitalah yang menjadikan hati anak-anak itu tak dekat dengan Tuhannya. Bukan karena kita tak pernah mengenalkan –meskipun barangkali ada yang demikian—tetapi karena keliru dalam memperkenalkan Tuhan kepada anak. Kerapkali, anak-anak lebih sering mendengar asma Allah dalam suasana menakutkan.

Baca lebih lanjut