Maknai Sumpah Pemuda dengan Aksi Sosial: Donor Darah

CEK DARAH: Kepala Sekolah, Dra. Endang Widarti, M.Par, menyaksikan anak didiknya donor darah.

CEK DARAH: Kepala Sekolah, Dra. Endang Widarti, M.Par, menyaksikan anak didiknya donor darah, Rabu (29/10).

Pemandangan berbeda terjadi di SMA 1 Cepiring Rabu (29/10) kemarin. Meski sudah menjadi agenda rutin setiap tahunnya, namun pada kesempatan kali ini memiliki kesan yang berbeda dan sarat makna. Donor darah.

Ya. Dengan mengambil momen semangat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-86, tahun ini SMA 1 Cepiring menggelar aksi sosial: donor darah. Setelah sehari sebelumnya (seusai pelaksanaan upacara bendera, 28/10) diberikan pengumuman kepada civitas sekolah, nampak antusias yang besar dari mereka. Ini terbukti dari data koordinator UKS M. Nurudin, sejumlah 70 pendonor -siswa, guru/karyawan- dari target 50 pendonor -meskipun target PMI 100 kantong. “(donor darah) cukup menggemberikan, karena sudah melebihi jumlah yang kami perkirakan” ujar guru pengampu Bimibingan Konseling (BK) ini. Namun, berdasar informasi di lapangan, PMI Kendal sebenarnya telah menyediakan 100 kantong darah. Kegiatan yang dimulai jam 09.00 itu berlangsung sekitar 4 jam.

Selain donor darah, aksi sosial lainnya adalah santunan kepada anak yatim berupa pemberian mie instan. “Setiap tiap siswa diminta membawa mie (instan) masing-masing satu bungkus” terang Drs. Muhlisin Waka urusan Kesiswaan. Dalam hal ini, kepala sekolah selaku penanggung jawab sangat bangga atas terlaksananya program-program tersebut. “Kami menanamkan kepedulian terhadap sesama” ujar Dra. Endang Widarti, dalam kutip[an wawancaranya di harian Kedaulatan Rakyat (30/10).

Juga ada program nyelengi atau menabung dalam celengan (Jawa_red). Sekitar tiga bulan yang lalu semua siswa diberi secara cuma-cuma masinag-masing satu buah celengan (cara tradisional dalam menabung uang). Selanjutnya (dimulai 28 Oktober kemarin) celengan tersebut dibawa ke sekolah untuk dibuka. Uangnya dikumpulkan ke sekolah yang penggunaannya diperuntukkan membantu pembangunan masjid sekolah. Sampai berita ini dirilis, pengumpulan uang hasil celengan masih berlangsung dan diberi tenggat waktu sampai dua hari ke depan.

Dokumentasi Kegiatan:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: