Hari Guru: Ada “Guru yang Paling” di SMA 1 Cepiring

Di dalam pendidikan, guru mempunyai tiga tugas pokok yang bisa dilaksanakan yaitu tugas profesional, tugas kemasyarakatan dan tugas manusiawi.

Tugas profesional adalah tugas yang berhubungan dengan profesinya. Tugas profesional ini meliputi tugas untuk mendidik, untuk mengajar dan tugas untuk melatih. Mendidik mempunyai arti untuk meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup. Mengajar mempunyai arti untuk meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan serta teknologi, dan tugas melatih mempunyai arti untuk mengembangkan keterampilan.

Tugas manusiawi merupakan tugas sebagai seorang manusia. Guru harus bisa menjadikan dirinya sebagai orang tua kedua bagi murid. Guru harus bisa menarik simpatik sehingga dia menjadi idola bagi siswa.

???????????????????????????????Sisi lain peringatan Hari Guru di SMA 1 Cepiring: unik dan mengesankan. SMA 1 Cepiring (pada hari sebelumya) mengisi peringatan Hari Guru Nasional tersebut dengan program Jajak Pendapat atau polling tentang guru yang mengajar di SMA 1 Cepiring. Guru yang Paling, begitulah judul programnya. Layaknya lembaga survei, program yang dikomandani Drs. Winarno (waka kurikulum) dan dibantu pengurus OSIS itu melibatkan seluruh siswa untuk menilai guru sesuai dengan kategori dan kriteria.

  1. Guru yang paling DISIPLIN dengan kriteria: tepat waktu (datang dan pulang sekolah), tepat waktu masuk dan keluar kelas, berpakaian rapi (baju/ikat pinggang/sepatu), dan berdandan atau berpenampilan rapi.
  2. Guru yang paling BIJAKSANA: perhatian kepada siswa, tidak pernah atau jarang sekali marah kepada siswa, berbicara sopan dan tidak menyinggung perasaan, dan berempati kepada siswa.
  3. Guru yang paling KREATIF: mengajar dengan sistematis, menggunakan metode mengajar bervariasi, memberikan tugas bervariasi, komunikatif dalam menyampaikan materi, dan tidak membosankan dalam mengajar.
  4. Guru yang paling FAVORIT: berpenampilan menyenangkan, berbicara/berkomunikasi menyenangkan, berpakaian sopan dan menyenangkan, memiliki pandangan/wawasan luas, dan bersikap menyenangkan (dapat sebagai teman, sahabat, dan orang tua)

Pada sabtu (23/11), tanpa sepengatahuan (dan tidak boleh dobocorkan) guru, setiap siswa dari kelas 10 sampai kelas 12 diberi blangko yang berisi format pengisian kategori dan kriteria pemilihan. Dari hasil polling tersebut diperoleh nama-nama guru yang mendapat suara terbanyak pada kategori dan kriteria masing-masing.

Secara keseluruhan:

  • Kategori Guru yang paling DISIPLIN adalah Agnes Luhjati W, SS., guru pengampu Bahasa Jawa memperoleh 137 suara
  • Kategori Guru yang paling BIJAKSANA, Surtikanti, S.Pd, pengampu Kesenian (48)
  • Kategori Guru yang paling KREATIF, M. Khusnin, M.Pd, pengampu Bahasa Indonesia (91)
  • Kategori Guru yang paling FAVORIT, Netty Wulandari, S.Pd, pengampu Bahasa Jawa (63)

Namun, dari pihak penyelenggara, waka kurikulum beserta pengurus OSIS, selain penghitungan nilai (suara) secara keseluruhan juga terdapat penilaian secara per kelas.

Berdasar hasil polling dari kelas 10:

  • Guru yang paling DISIPLIN: Drs. Muhlisin; paling BIJAKSANA:  Surtikanti, S.Pd; paling KREATIF: Aris Gunawan, S.Pd; paling FAVORIT: Siti Eka S., S.Pd.

Berdasar hasil polling kelas 11:

  • Guru yang paling DISIPLIN: Dwi Murdiati, S.Pd; paling BIJAKSANA:  Hj. Siti Aliyah, S.Ag; paling KREATIF: Irma Susilowati, S.Pd; paling FAVORIT: Netty Wulandari, S.Pd.

Berdasar hasil polling kelas 12:

  • Guru yang paling DISIPLIN: Agnes Luhjati W., SS.; paling BIJAKSANA:  Yoshi Rachmartdi, S.Pd; paling KREATIF: M. Khusnin, M.Pd; paling FAVORIT: Netty Wulandari, S.Pd.
Beri Selamat: Agnes Luhjati (kanan) dalam tumpengan bersama kepala sekolah.

Beri Selamat: Agnes Luhjati (kanan) dalam tumpengan bersama kepala sekolah.

Pada kesempatan yang lain, Kepala SMA 1 Cepiring Siswanto, S.Pd, menyikapi dan merespon kegiatan pemilihan Guru yang Paling tersebut. “Semua nama guru yang masuk dalam daftar kategori pilihan siswa (hasil polling), akan saya (sekolah) berikan penghargaan dan SK (surat keputusa-red)” terang beliau dalam acara tumpengan usai upacara peringatan hari guru.

Berdasarkan informasi yang diterima, bentuk dari penghargaan tersebut diwujudkan dalam bentuk nominal (uang). Setiap nama yang masuk kategori akan mendapatkan uang sejumlah 100 ribu rupiah. “Kalau masuk di dua kategori ya tinggal kalikan dua, jadi dua ratus (ribu -red)” terang kepala sekolah yang akrab dipanggil pak Sis tersebut.

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Sungguh SMA ku yang selalu kurindukan… selamat hari guru buat bapak ibu guruku terhormat….
    “salam sukses juga mas syam…., semoga kesejahteraan mengiringi kita bersama….”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: