Tingkatkan Pendidikan Karakter, Ingatkan (kembali) Motto Sekolah

???????????????????????????????Dalam  pembinaan upacara (senin, 2/9) kemarin, Drs. Muhlisin selaku Waka Kesiswaan mengajak kembali peserta upacara -terutama para siswa- untuk mengingat kembali motto sekolah. SANTUN, DISIPLIN, BERSIH. Tiga kata penggugah semangat untuk SMA 1 Cepiring mengiringi penciptaan dan peningkatan pendidikan karakter siswa.

Demi menunjang program pendidikan karakter siswa selain penegakan kedisiplinan tata tertib, sekolah juga membuat program pembiasaan. Kegiatan ini dilaksanakan setiap pagi sebelum bel masuk.

Beberapa program pembiasaan tersebut seperti: Bersalaman, Pengibaran bendera merah putih, Menyanyikan lagu nasional.

1.         Bersalaman

???????????????????????????????Senyum, Sapa, Salam. Tiga kata itulah yang melandasi pembiaasan bersalaman di sekolah. Senyum, hanya butuh sedetik untuk merubah bentuk bibir menjadi senyum, dan cukup 7 detik untuk mempertahankan sang senyum untuk terlihat sebagai ungkapan ketulusan hati. Senyum merupakan keakraban diri dalam pergaulan dan dapat dijadikan simbol keakraban seseorang dalam pergaulannya. Sapa, kalau dalam bentuk kata kerja adalah menyapa, merupakan wujud keakraban tingkat berikutnya setelah senyum. Semakin sering seseorang saling menyapa dengan yang lain maka akan semakin besar tingkat keakraban dan kerukunan. Salam, memiliki makna ucapan selamat. Kesemuanya berpadu dalam satu rangkaian yang kemudian diwujudkan dengan diiringi berjabat tangan atau bersalaman.

Budaya bersalaman dilaksanakan setiap kali menjelang dan atau memasuki wilayah sekolah. Setiap harinya –meskipun ada yang selalu hadir tiap pagi- setiap guru mendapatkan jadwal piket untuk menyapa murid atau guru lain.

2.         Pengibaran Bendera Merah Putih

???????????????????????????????Selain hari Senin atau hari upacara nasional, setiap pukul 06.45 Wib, di halaman depan dilaksanakan pula pengibaran bendera merah putih. Petugas pengibaran bendera adalah siswa (biasanya pengurus OSIS). Terdiri dari 3 siswa menjadi regu pengibar dan 1 siswa sebagai pemimpin penghormatan. Setiap civitas sekolah yang berada di sekitar wilayah pengibaran mempunyai kewajiban melakukan sikap hormat (mengangkat tangan) ketika pengibaran sedang berlangsung.

3.         Menyanyikan Lagu Nasional

Tiga menit setelah bel tanda masuk, seluruh warga sekolah secara bersama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Secara otomatis, setelah lagu pengiring dimulai melalui pengeras suara seluruh kegiatan siswa dan guru dihentikan dan mengambil sikap berdiri dan sikap siap serta menghadap ke arah tiang bendera dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sedangkan setelah satu menit bel tanda pulang, seluruh siswa dan guru terlebih dahulu menyanyikan lagu nasional Padamu Negeri dilanjutkan berdoa dan pulang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: