Dukung Gerakan Antinarkoba, SMA 1 Cepiring Gandeng BNNK Kendal

pak sisHari ini (Rabu, 20/3), SMA 1 Cepiring mengadakan seminar dalam rangka mendukung gerakan antinarkoba di Kabupaten Kendal bekerja sama dengan BNNK Kab. Kendal. Bertempat di aula atau GOR Sekolah, acara dimulai pada pukul 08.00 yang dibuka secara langsung oleh Kepala Sekolah Siswanto, S.Pd.

Seminar yang diberi tema “Diseminasi Informasi” penyalahgunaan narkoba tersebut hanya melibatkan kelas 10 dan 11, itu pun bagi siswa laki-laki saja. Untuk menarik perhatian dan minat peserta seminar, panitia memberikan cendera mata berupa tas punggung berlogo BNN dan notebook. Bersamaan dengan cendera mata, peserta juga diberi lembar berisi 25 poin pertanyaan yang harus diisi pada saat itu juga dan langsung dikumpulkan ke panitia. Seminar itu sendiri menghadirkan tiga nara sumber dari BNNK Kabupaten Kendal.

Kasi Pencegahan dalam jajaran kepengurusan BNNK Kabupaten Kendal, Sapto Nugroho, S.Sn, mengawali sebagai nara sumber pertama dalam penyampaian materi : Manfaat dan bahayanya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Manfaat bahan narkotika lanjut pria berambut putih tersebut hanya digunakan oleh para dokter di dunia medis atau kedokteran. Sedangkan bahayanya cukup berfariasi. Namun, pada intinya, bahan narkotika dan sejenisnya sangat berbahaya untuk kesehatan apabila disalahgunakan. Disampaikan pula, ada 3 hal pokok permasalahan narkoba: supplay atau penawaran barang, demand atau permintaan, dan harm product atau penyediaan barang. Ditayangkan pula video tentang manfaat dan bahaya mengkonsumsi narkoba beserta komentar masyarakat dari kalangan masyarakat awam, pelajar, dan para tokoh pejabat termasuk Bupati Kendal, Dr. Hj. Widya Kandi Susanti, MM.,CD.

Dalam cuplikan tersebut, Bupati Kendal menyampaikan betapa kita harus memerangi penyalahgunaan narkoba karena dampak buruknya sangat besar. Semua elemen dari unsur apapun punya kewajiban untuk mencegah beredarnya barang-barang terlarang tersebut berkeliaran di Kendal.

Selain Sapto Nugroho, juga diisi oleh Muhammad Gatot Noviartadi, SS.,TP, Kasi Pemberdayaan Masyarakat, yang menyampaikan materi: Kebijakan wajib lapor pecandu narkoba  dan rehabilitasi. Pecandu dalam pengertian pak Gatot merupakan orang yang merasa sangat membutuhkan sesuatu hal secara berulang-ulang atau terus menerus dengan kata lain ketagihan. Narkotika itu sendiri sbenranya merusak bio (tubuh), psiko (otak), sosio (masyarakat), dan kultural (budaya).

Setelah nara sumber ketiga Bahriyah  dari Staf Pemberantasan, acara diakhiri dengan sesi tanya jawab yang pandu oleh Pak Gatot.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: