K = Kompetensi atau Keprihatinan

Para guru se-Indonesia kini dibuat dag-dig-dug oleh uji kompetensi guru. Ujian yang diadakan Keentrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) itu sejatinya bertujuan baik: memetakan kemampuan para guru. Pemerintah rupanya ingin mengetahui efektivitas pemberian tunjangan profesi pendidik (TPP) yang menggerojok guru dengan dana berlimpah. Pemberian tunjangan itu seharusnya meningkatkan kinerja dan kompetensi guru. Namun, kenyataan berkata sebaliknya.

Meski demikian, ada beberapa catatan penting yang patut dijadikan bahan evaluasi dalam pelaksanaan UKG. Banyak hal yang harus dibenahi. Dengan peserta ujian 1,1 juta guru, Kemendikbud seharusnya mengantisipasi sejumlah perangkat yang dipersiapkan. Sehingga, insiden macetnya server, tidak lengkapnya soal ujian, ketidaksingkronan antara soal dan jawaban, hingga tidak munculnya gambar-gambar soal tidak terjadi.

Di tengah kritik karena pelaksanaan yang kacau, hasil UKG juga tidak menggembirakan. Kemendikbud mengungkapkan, hasil UKG mencapai nilai 44,55 atau di bawah rata-rata nasional. Tidak ada nilai maksimal yang mencapai 100, hanya 91,12. UKG memang tidak mutlak menjadi tolok ukur kemampuan guru negeri ini. Namun, setidaknya hasil tersebut bisa menjadi bahan evaluasi kemampuan dan kapasitas guru-guru sekarang.

Saat ini tak sedikit sekolah yang berlomba-lomba melengkapi fasilitas sekolah serba mewah, laboratorium canggih, setiap kelas dipasang CCTV, LCD, AC, dan lain-lain. Itu pun penting. Namun, yang perlu dikoreksi adalah peningkatan kemampuan guru justru kerap diabaikan. Masih banyak guru tidak bisa mengoperasikan komputer alias gagap teknologi alias gaptek. Ini juga patut dievaluasi. Apalagi, masih ada guru yang sering meninggalkan jam mengajar atau datang dan pulang tidak tepat waktu. UKG tahun ini bukan lagi uji kompetensi guru, tetapi lebih pas disebut “uji keprihatinan guru”.

sumber: jp, 7,8/8/12.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: