SAYUK RUKUN: Rapat Sekolah Berjalan Lancar

Hari ini (Senin,12/3) Keluarga Besar SMA 1 Cepiring mengadakan rapat sekolah membahas persiapan Ujian Sekolah yang akan dilaksanakan Selasa (13/3) besok, dilanjutkan pemilihan wakil kepala sekolah (kesiswaan dan humas). Dalam waktu yang sama juga sedang berlangsung kegiatan tes IQ kelas Sepuluh.

Untuk mengukur tingkat kemampuan peserta didik, SMA 1 Cepiring melakukan uji kompetensi berupa tes IQ (Intelegensi Quotiens) yang diperuntukan kelas X. Dimaksudkan, untuk mengetahui perbandingan siswa, antara minat, kemauan dan kemampuan, yang kemudian menentukan arah mereka termasuk pada kelas program Ilmu Alam (IA) atau Ilmu Sosial (IS) di kelas sebelasnya nanti. Sehingga akan dipertimbangkan antara minat/kemauan dengan hasil tes tersebut. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 ini sepenuhnya didampingi oleh koordinator BK, Sulasih, S.Pd.

Sementara itu, pada saat yang sama juga digelar rapat paripurna keluarga besar SMA 1 Cepiring, dari guru hingga karyawan, termasuk pesuruh sekolah. Rapat ini mengagendakan dua hal, Pelaksanaan Ujian Sekolah (US) dan Pemilihan Wakil Kepala Sekolah (wakasek). Kaitannya dengan persiapan ujian sekolah, ada tiga hal penting yang disampaikan Kepala Sekolah, Siswanto, S.Pd, menanggapi pertanyaan dari peserta rapat berkaitan dengan tugas pokok pengawas (khusus guru).”pertama adalah memeriksa (kehadiran siswa, kelengkapannya dan lain sebagainya). Kedua, memandu, (seperti tata tertib selama pelaksanaan ujian, cara pengisian LJK dengan benar). Yang terakhir adalah memastikan, (bahwa semua persaratan ujian sudah terpenuhi sehingga ujian bisa dan siap untuk segera dimulai atau dilaksanakan)” kata beliau. Setelah pembahasan ujian sekolah selesai, dilanjutkan dengan acara pemilihan wakasek. Pada tahun ini, ada 2 jabatan wakasek yang sudah selesai masa periodenya, urusan kesiswaan dan urusan humas -meskipun penempatan selanjutnya menyesuaikan kebijakan kepala sekolah. Pemilihan berjalan cukup damai dan transaparan dengan tetap menjunjung asas demokrasi. Itu terwujud dengan cara pelaksanaan pemilihan ini, dimana seluruh komponen sekolah -kecuali siswa- mempunyai hak untuk memilih atau memberikan suara dan (hanya bagi guru yang sudah memenuhi sarat) dipilih.

Setelah melalui tahapan proses pemilihan, akhirnya mucul dua nama yang memperoleh suara terbanyak. Pada tahapan pertama (sementara diasumsikan pemilihan humas) Syari’ah, S.Pd (guru mapel Sejarah) memperoleh suara terbanyak, 21 suara dari 53 suara yang hadir. Sedangkan 51 suara yang hadir pada tahapan kedua (diasumsikan bagian kesiswaan), Drs. Mukhlisin (mapel Ekonomi) mendapat dukungan suara terbanyak, juga 21 suara. Dengan demikian dua nama tersebut, setelah ketuk palu kepala sekolah, dinyatakan sah sebagai wakasek baru meskipun tugasnya akan dimulai tahun ajaran baru sesuai intruksi kepala sekolah. “Meskipun tahun ajaran baru masih beberapa bulan ke depan, pemilihan ini (wakasek) sengaja saya majukan agar Pak Edi (Sutrisna) -waka kurikulum- tidak kesulitan membagi jam mengajar” kata Pak Sis -panggilan akrab Pak Siswanto. Rapat yang berlangsung 3 jam tersebut akhirnya ditutup dengan pemberian selamat kepada kedua waka terpilih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: