Songsong UNAS, Sosialisasikan Kelulusan

Pengarahan kepala sekolah tentang UNAS dan kriteria kelulusan

UNAS, kependekan dari Ujian Nasional. Kata ini sangat akrab sekali di telinga para civitas sekolah. Berbicara di tingkat SMA/sederajat, setelah siswa menempuh pendidikan selama kurang lebih 3 tahun, maka, mau tidak mau mereka harus “mempertanggungjawabkan” pada yang namanya “ujian” yang diselenggarakan secara bersama dalam sekala nasional. Sehingga muncullah Ujian Nasional atau UNAS atau apapun namanya. Kata ini memang selalu “menjelma” berganti dengan beberapa istilah penyebutan sesuai dengan keinginan yang menyebutnya tetapi pada hakekatnya sama yaitu ujian nasional. Gelisah, grogi, takut kadang menyelimuti mereka tatkala kata itu datang, namun adapula yang dengan suka cita menyambutnya untuk segera datang layaknya penyambutan tamu agung dengan segala kesiapannya.

Hingga empat bulan ke depan, ujian baik sekolah maupun nasional akan diselenggarakan. Siapkah para pelaku ujian? Berhasilkah mereka? Luluskah?, kata-kata itu itulah yang selalu menjadi pengantar dan mengiringi setiap menjelang ujian. Iklim tersebut tersebut sudah mulai kentara di SMA 1 Cepiring. Itu ditunjukkan dengan diberikannya jam tambahan bagi kelas duabelas.

Demi menghasilkan kelulusan yang siswa berpredikat prestasi ujian baik, Kepala Sekolah Pak Siswanto, S.Pd, pagi tadi memberikan pengarahan kepada siswa kelas duabelas kaitannya dengan ujian nasional dan kriteria kelulusannya. Selain mendapat “gelar” lulus para siswa juga diharapkan memperoleh nilai yang bagus, sukur nilai yang bisa membanggakan sekolah -tentunya nilai di atas rata-rata batas minimal kelulusan. Sosialisasi selama 1 jam tersebut betul-betul dimanfaatkan oleh Pak Sis untuk memberikan wejangan agar anak didiknya mulai menyiapkan segala sesuatunya yaitu belajar tekun dan berdoa. “Untuk saat ini anak-anak, perjuangan terakhir kalian adalah belajar dengan tekun dan berdoa dengan sungguh-sungguh pula” himbau beliau yang disambut dengan jawaban siap secara serentak oleh mereka. Berdoa, lanjut beliau, adalah kegiatan memohon dan mendekatkan diri seorang hamba dengan Tuhan, sehingga apabila ingin dikabulkan maka harus dilaksanakan dengan cara yang sungguh-sungguh. “Untuk memperoleh hasil yang luar biasa harus dilakukan dengan cara yang luar biasa pula” imbuh Pak Sis. Belajar giat dan bersungguh-sungguh dalam doa adalah kuncinya.

SEMOGA SUKSES SMA 1 CEPIRING….

KESUKSESAN TIDAK DATANG PADA ORANG YANG MALAS…

Satu Tanggapan

  1. Ujian Nasional itu hal biasa, dah jelas tanggalnya….makanya perlu dipersiapkan…..
    Tapi kalau MAUT??? sudah tahu tanggalnya?? Belum khan???
    Kenapa tidak ada yang mempersiapkan????
    Kapan mempersiapkannya???? :-)
    Suwun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: