Hasil POPDA 2010, Keberhasilan Mempertahankan Juara Umum dan Tantangan yang Dihadapi

Assalamualaikum wr.wb.

Alhamdulillah setelah berjuang selama 3 hari dari tanggal 9 s.d. 11 Maret 2010 dan tentunya persiapan-persiapan yang telah dilakukan sebelumnya, akhirnya SMA Cepiring kembali mengibarkan bendera kemenangan sebagai team terbaik POPDA tahun ini dengan perolehan skor total 58, dan perincian sebagai berikut :

Medali emas = 9 medali, skor : 9×5 = 45

Medali Perak  = 2 medali, skor 2×3 = 6

Medal Perunggu = 7 Medali, skor 1×7 = 7

untuk daftar perolehan medali dapat dilihat di sini

Hal yang cukup menggembirakan, namun juga tantangan besar untuk event serupa di tahun depan.

Pada kenyataannya bahwa untuk POPDA tahun ini memang SMA Cepiring banyak diuntungkan justru dengan keterbatasan pelaksanaan POPDA Kabupaten Kendal yang terkendala minimnya pendanaan, sehingga menyebabkan jumlah event pertandingan yang diadakan menjadi sangat terbatas, hanya 4 cabang lomba saja yang dilaksanakan yaitu untuk Atletik, Renang, Tenis Meja dan Bulutangkis. Kondisi ini jelas-jelas menguntungkan SMA Cepiring karena memang dengan keberadaan Pak Zen sebagai guru di SMA Cepiring dan sekaligus sebagai pelatih di tingkat Kabupaten akan dapat lebih banyak mengambil siswa binaan dari sekolah sendiri. Sementara untuk event lomba yang lain secara kebetulan juga bahwa dengan model penjaringan siswa berprestasi seperti tahun lalu maka sisi kosong yang selama ini menjadi masalah bagi SMA Cepiring seperti keberadaan atlit Tenis Meja menjadi dapat tertutupi dengan masuknya Yuni Dwi Saputri di SMA Cepiring. Beberapa atlit penyumbang emas di bidang atletik walaupun sebenarnya terekrut tidak sebagai atlit atletik, seperti nova, vanny, puput dll, namun karena memang sudah memiliki basis olahraga yang baik dengan polesan yang hanya sedikit saja oleh pak Zen sudah dapat diandalkan pada event POPDA tahun ini.

Beberapa kiat sukses barangkali yang dapat menjadi referensi untuk pelaksanaan POPDA tahun depan adalah sebagai berikut :

  • Proses penjaringan atlit pada PPD, sungguh tidak dapat dipungkiri bahwa model rekrutmen PPD melalui jalur PMDK pada tahun kemarin yang menggunakan sistem jemput bola dengan mendatangi sekolah-sekolah yang memiliki atlit dan menawarkan untuk masuk ke SMA Cepiring, ternyata memberikan peluang yang cukup besar untuk mendapatkan bibit tangguh pada kegiatan POPDA.
  • Pemberian Reward, bukan hal utama, namun barangkali salah satu pemicu motivasi adalah pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi. Baik ketika masuk ke sekolah dengan pembebasan SPI serta keringanan pembayaran iuran komite bahkan sampai 11 bulan, maupun pemberian keringanan biaya setelah berprestasi, nyaranya cukup memberikan motivasi bertanding yang lebih baik kepada setiap siswa.
  • Keberadaan Pelatih handal, keberadaan pelatih dalam mengantarkan siswa mendapatkan prestasi tak mungkin dipungkiri, terlebih lagi adalah kejelian untuk melihat bibit dari kondisi siswa yang ada.
  • Sistem Pembinaan atlit, pembinaan atlit yang relatif cukup baik dari waktu maupun fasilitas, nyata memberikan kontribusi positif bagi perkembangan kemampuna atlit yang pada akhirnya berkontribusi pada hasil akhir berupa kemenangan.

Beberapa tantangan dan permasalahan yang dapat menjadi bahan pemikiran untuk mempertahankan juara umum ini di tahun depan adalah :

  • Kondisi yang ada dimana dominan perolehan medali adalah dari cabang atletik yang memang “kebetulan” SMA Cepiring memiliki pelatih handalnya, namun pada event yang lain masih cukup memprihatinkan, seperti misalnya untuk perolehan di cabang renang yang hanya menyumbangkan 1 emas dan 1 perunggu, itupun dari atlit yang memang sudah terbentuk sejak SMP, bandingkan dengan SMA Sukorejo yang mampu mendapatkan 7 emas hanya dari event ini. Tentunya perlu dipikirkan sistem pelatihana yang lebih baik untuk event ini sehingga kekurangan di renang dapat tertutupi, paling tidak dapat meningkatkan perolehan medali.
  • Pembinaan dan Pelatih yang lebih profesional, keberadaan pelatih dan pembimbing atlit sangat fital dalam mengantarkan atlit tersebut untuk mendapatkan medali. Pantauan Perkembangan atlit dari waktu ke waktu, target yang harus diraih dan segala hal yang memang harus diperhatikan harusnya lebih diperhatikan untuk mendapatklan hasil seperti yang diharapkan.
  • Seleksi terhadap atlit, apapun yang dilakukan harus tetap memikirkan faktor efisiensi, pembinaan kepada sejumlah atlit yang terlalu banyak menyebabkan hilangnya fokus. Dari penjaringan yang dilakukan seharusnya memang ada kualifikasi kepada calon atlit, sehingga target yang diharapkan dapat diperoleh.

Harapan mempertahankan untuk yang ketiga kali tentunya adalah obsesi SMA Cepiring untuk tahun depan dan persiapan lebih awal dengan segala sistem yang dicoba untuk diterapkan adalah salah satu kata kunci yang harus tetap diperhatikan.

Salam Prestasi, JAGALAH TERUS HARUM NAMAMU…, SMA NEGERI 1 CEPIRING

Wassalam.

Iklan

2 Tanggapan

  1. selamat atas prestasi yang diraih semoga sukses

    terima kasih atas supportnya

  2. Numpang mampir ya…. salam kenal…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: