Pribadi Mempersona, Ingat Nama

Menjadi pribadi yang menarik dan menyenangkan adalah sesuatu yang dapat menguntungkan hidup kita dalam aspek apapun dan mengingat nama orang lain adalah salah satu yang membuat kita menjadi pribadi yang menyenangkan dimata orang lain. Dale Carnegie mengatakan, “Suara yang paling manis dalam bahasa apapun adalah nama seseorang.” Bagaimana perasaan Anda saat nama Anda disebut oleh orang lain dalam forum publik maupun dalam percakapan yang Anda lakukan..??

Lalu, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengingat nama orang lain saat kita berkenalan..?? Lima detik..!! Itulah waktu buat kita untuk membuat kesan pertama yang hebat. Lima detik adalah waktu yang diperlukan untuk memperkenalkan diri dan mengingat nama seseorang. Tak diragukan lagi, orang akan merasa tersanjung ketika kita mengingat namanya. Manakala kita mengingat nama seseorang yang baru saja kita jumpai, kita membuatnya merasa penting dan istimewa serta menambahkan kehangatan dan keramahan pribadi kita dalam percakapan. Mengingat nama juga menunjukkan bahwa kita mendengarkan, membangun hubungan baik dengan kenalan-kenalan baru dan membantu mengatasi kendala alami yang memisahkan orang yang tidak saling mengenal.

Sudah berapa kali kita berbicara dengan orang yang telah kita kenal sebelumnya tetapi kita tidak dapat mengingat namanya..?? Atau kita pergi ke sebuah pertemuan dan kita diperkenalkan dengan seseorang, namun lima detik kemudian kita tidak ingat namanya..?? Alasan paling umum lupa terhadap nama adalah tidak fokus pada saat perkenalan sehingga kita tidak pernah mendengarnya sejak awal. Kita terlalu sibuk memikirkan apa yang akan kita katakan selanjutnya atau khawatir dengan apa yang akan dipikirkan orang lain terhadap diri kita. Self Talk yang kontraproduktif ini biasanya berbunyi :

”Apa yang akan saya katakan setelah saya mengatakan halo..??”, atau

”Apakah baju saya kelihatan rapi..??” atau ”Saya tidak ingin terlalu berani”

atau ”Saya pasti akan mengatakan sesuatu yang bodoh” atau ”Saya berharap

memberikan kesan yang baik” atau ”Saya ragu apakah…” Gangguan lain seperti musik yang keras atau orang-orang yang sedang berbicara juga dapat menyebabkan kita kesulitan menangkap nama yang disebutkan. Akan tetapi, tidak adanya ketertarikan adalah alasan terburuk bagi kendala memfokuskan pada nama seseorang. Jika kita berkata kepada diri sendiri, ”Barangkali saya tidak akan pernah melihat orang ini lagi, jadi kenapa saya harus repot-repot mengetahui namanya” ini berarti kita sedang menyiapkan sebuah percakapan yang singkat, kacau dan impersonal. Lima Detik Dalam Perkenalan Untuk Menjadi Pribadi Yang Menarik

Ø Detik Pertama : Fokus pada saat perkenalan

Beritahu orang lain bahwa kita menganggap namanya penting dengan memberikan perhatian penuh kepadanya ketika kita diperkenalkan. Lakukan kontak mata langsung, berikan senyuman hangat dan ulurkan tangan untuk berjabatan tangan dengan kuat dan bersahabat. Menahan jabat tangan orang lain sedetik lagi dapat membantu kita fokus pada saat kritis waktu perkenalan dan apa yang akan muncul berikutnya adalah namanya.

Ø Detik Kedua : Jangan memikirkan apa yang akan Anda katakan – simaklah namanya.

Inilah saat yang kita tunggu-tunggu, jadi jangan kacaukan dengan berpikir tentang diri sendiri dan apa yang akan kita katakan selanjutnya. Pusatkan perhatian sepenuhnya dan simak setiap huruf dari nama orang itu, terutama huruf-huruf awalnya. Jika kita tidak menangkap namanya, katakan saja ”Maaf, saya belum jelas dengan nama Anda” atau ”Maaf saya tidak bisa menangkap nama Anda”. Jika namanya tidak biasa, nama asing atau kita masih tidak yakin dengan apa yang ia katakan, tanyakan : ”Bisakah Anda mengeja kembali nama Anda..?? Saya ingin mengetahuinya dengan benar.”

Ø Detik Ketiga : Ulangi nama itu keras-keras.

Pastikan untuk mengulangi nama itu guna memastikan bahwa kita mengetahuinya dengan benar. Bayangkan segera huruf-huruf awal itu tampak jelas di dahi orang tersebut atau hubungkan dengan sebuah ciri pada wajahnya. Hal ini mungkin terdengar aneh, tetapi akan berhasil, khususnya ketika kita mencoba mengingat kembali nama itu dikemudian hari. Mengulang nama juga memiliki beberapa manfaat tambahan. Pertama, cara ini memberi tahu orang lain bahwa kita mendengarkan dan bahwa kita berupaya mengingat namanya. Cara ini menyenangkan orang.

Kedua, jika kita salah mengetahui namanya, hal itu memungkinkan orang lain mengoreksi kita. Terakhir, dengan mengulang nama, memikirkannya, mengatakannya dan kemudian mendengarnya lagi akan memberi kita tiga pengulangan lebih selain mendengar nama itu untuk yang pertama kali. Dan, sebagaimana disepakati kebanyakan pakar, pengulangan adalah salah satu bagian kunci dari retensi dan ingatan atau berlatih menjadikan sempurna.

Ø Detik Keempat : Pikirkan seseorang yang kita kenal yang sama namanya.

Pikirkan semua orang yang kita kenal yang namanya sama. Ada kemungkinan ketika kita bertemu seseorang baru, ia memiliki nama yang sama dengan seseorang yang telah kita kenal, dan ini akan membantu kita mengingat nama itu. Ketika kita diperkenalkan, pikirkan seseorang yang sudah kita kenal yang namanya sama, baik itu dari kerabat atau rekan kita. Sebaiknya tambatkan pada orang pertama yang melintas di benak kita dan gunakan orang yang sama itu tiap kali kita bertemu seseorang baru yang memiliki nama seperti itu. Misalnya tiap kali saya bertemu orang baru bernama Bambang, maka yang saya pikirkan adalah Pak Bambang Guru Ekonomi saya sewaktu SMA. Dua orang itu tidak perlu kelihatan mirip. Dan Anda bahkan tidak perlu benar-benar mengenal mereka secara pribadi. Nama itu bisa saja milik seorang bintang film atau seseorang yang pernah kita dengar sebelumnya, walaupun tidak kita kenal secara pribadi. Teknik ini mungkin terdengar aneh, tetapi dengan sedikit latihan, kita akan mengingat sebagian besar kenalan baru yang memiliki nama sama.

Ø Detik Kelima : Gunakan nama itu selama percakapan dan pada saat akhir percakapan.

”Don, ketika Anda mengatakan bahwa Anda….” atau ”Bob, apa yang membuat Anda memutuskan untuk …” atau ”Sis, benar-benar menyenangkan mendengarkan kisah perjalanan hidup Anda..”

Menggunakan nama seseorang sama artinya dengan personalisasi percakapan karena memperkuat memori dan kemampuan kita mengingat pada perjumpaan selanjutnya. Mengakhiri percakapan dengan namanya meninggalkan kesan pertama yang sangat baik dan melengkapi siklus memulai, melanjutkan dan mengakhiri percakapan.

Selamat mencoba !!!

Satu Tanggapan

  1. Mengenal nama itu indah, tapi itu kelemahan utamaku. klo saya mengajar, nyaris tidak satu pun nama mahasiswa yang benar-benar diingat. maksudku tidak ingat pribadinya ha ha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: