“Oleh-oleh dari SMA 1 Yogyakarta” Hasil Studi Banding MKKS Kabupaten Kendal

“BEKERJA DENGAN HATI” Oleh-Oleh Study Banding ke SMA 1 Yogyakarta

Seseorang dalam berkerja memiliki beberapa tingkatan kualitas, Pada tataran paling rendah adalah bekerja dengan Fisik, lalu pada tataran yang lebih tinggi adalah bekerja dengan Pikiran, sedang pada aras yang paling tinggi adalah bekerja dengan Hati, Demikian diuraikan oleh Bp Drs. Bambang Supriyono, MM. Kepala SMA 1 Yogyakarta, pada acara study banding MKKS SMA Kab. Kendal ke SMA 1 Yogyakarta pada hari Sabtu, 17 Januari 2009. Study banding diikuti oleh Seluruh Kepala Sekolah SMA Negeri/Swasta se-Kab. Kendal, Kabid PMPTK, Kasi SMA dan Pengawas SMA dari Dinas Dikpora Kabupaten Kendal.

Sekolah ini telah berprestasi luar biasa, sesuai dengan sebutannya sekolah teladan, sekolah unggulan, sekolah berwawasan keunggulan, sampai sekolah yang membuka program Akselerasi dan kelas bertaraf internasional.
Sekolah yang terletak di Wirobrajan, Yogyakarta ini memiliki Visi : Terwujudnya sekolah yang mampu menghasilkan keluaran yang berakar budaya bangsa, berwawasan kebangsaan, dan bercakrawala global.
Dari Visi tersebut di urai menjadi beberapa Misi :
1. Mengembangkan kemampuan akademik bercakrawala global dengan penerapan dan pengembangan kurikulum yang berlaku, baik kurikulum lokal, nasional, maupun kurikulum global.
2. Mengembangkan kedisiplinan, kepemimpinan serta ketaqwaan melalui berbagai kegiatan kesiswaan baik melalui organisasi siswa, kegiatan ekstrakurikuler, keagamaan, maupun kegiatan lain yang berakar budaya bangsa.
3. Mengedepankan sikap berkompetisi yang sportif melalui berbagai bidang dan kesempatan dengan mengedepankan semangat kebangsaan.
4. Menanamkan keteladanan dan budi pekerti melalui pengembangan kultur sekolah yang sesuai dengan norma keagmaan, norma sosial-kemasyarakatan, dan norma kebangsaan.
Ada beberapa catatan yang penulis peroleh dari hasil kunjungan tersebut, meskipun pada saat berangkat menuju ke SMA 1 Yogyakarta sempat terbesit dalam pikiran, kalau study banding ke Sekolah yang murid-muridnya memang sudah Luar biasa dari proses input-nya, lalu apa yang bisa di adopsi yang bisa sesuai dengan sekolah-sekolah pinggiran yang jauh kualitas inputnya, namun sesampai di tempat tujuan maka pikiran negative itu sirna, karena banyak hal yang dapat dipetik dari hasil kunjungan tersebut. Setidaknya menguatkan pendapat : Sehebat apapun kualitas input, sehebat apapun kelengkapan sarana telah dimiliki sekolah, bila tata nilai tidak mendukung maka sia-sialah semuanya.

Beberapa keunggulan yang (barangkali) bisa diadopsi adalah ;
1. SMA 1 Yogyakarta melaksanakan PBM berdasarkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi antara lain diwujudkan dalam budaya kerja bahwa Bekerja itu diniati sebagai ibadah, Bekerja itu dilaksanakan sebagai amanah, Bekerja itu dilaksanakan dengan penuh keikhlasan.
2. Adanya komitmen yag selalu dijaga dan dipelihara yaitu : Bekerja dengan penuh Tanggung Jawab, Bekerja dengan hati, Mengajar dengan Kasih, Siswa adalah asset Banga dan lain-lain.
3. Adanya Semboyan 6 S ; Senyum, Slaam, Sapa, Sopan, Santun, dan Sederhana.
4. Dari sisi manajemen dimilikinya berbagai jenis Prosedur Operasional Satandar (POS) dalam berbagai kegiatan.
5. Pada kegiatan kesiswaan ada yag unik, yaitu adanya program PTB (Perkemahan Teladan Bakti), yaitu kegiatan bakti masyarakat yang dilaksanakan di daerah-daerah tertentu dalam bentuk pembimbingan kepada anggota masyarakat oleh siswa-siswa, bahkan program berkelanjutan sampai siswa telah luluspun dan mejadi alumni namun pembimbingan tetap terjalin dengan baik. Kegiatan ini mirip dengan KKN (Kuliah Kerja Nyata).
6. Tata terib sekolah disusun oleh siswa, ini adalah bentuk pelibatan siswa dalam menyusun dan menegakkan aturan sehingga sekolah ini mendapat penghargaan dan Mentri Hukum dan HAM sebgai sekolah penegak hokum terbaik.
7. Saluran komunikasi antara siswa dengan unsur pimpinan sekolah difasilitasi oleh bidang kesiswaan dalam bentuk kegiatan sarasehan, dalam kegiatan ini siswa dapat dengan leluasa menyampaikan pendapat, kritik, saran dan lain-lain secara langsung secra merdeka dan langsung mendapat tanggapan dari unsure pimpinan sekolah.
8. Kesibukan dan dinamika sekolah ini dpaat dibayangkan dari banyaknya jumlah muatan kurikulum yang ada. Sekolah ini memiliki 49 jam pembelajaran setiap minggu.
9. Program PM dan PMKT adalah terobosan dalam megukir prestasi, Apa itu PM dan PMKT itu? PM adalah Pemadatan Materi, PMKT adalah Pembinaan Mental dan Ketrampilan Tehnis. Program ini ditujukan untuk penyiapan Ujian Nasional.

Iklan

2 Tanggapan

  1. marilah kita renungkan dengan perasaan dn nurani hakiki sebagai manusia. untuk itulah, tatap masa depan mereka jangan hanya masa depan kita sebgai guru yang tetp jadi guru. tapi merekalah yang harus kita antar menjadi penerus bangsa.

  2. siiiplah…, akur bosss

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: