PANDUAN MATERI UN UNTUK SD, SMP, SMK DAN SMA

Assalamualaikum wr. wb.

Bukan bermaksud menganak tirikan rekan-rekan dari sd, smp dan smk, namun karena jenjang kami adalah sma, maka yang kami upload pun adalah panduan materi untuk SMA, namun karena adanya permiantaan dari beberapa pembaca, maka kini silahkan dapat anda unduh juga materi untuk sd, smk dan smp.

Wassalam

Iklan

13 Tanggapan

  1. Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang (QS. Al-Hujuraat [49] 12).

    Lisan merupakan bagian tubuh yang paling banyak digunakan dalam keseharian kita. Sebagian besar – atau bahkan hampir semua – aktivitas komunikasi kita menggunakan lisan. Sebuah pepatah yang terkenal mengatakan, mulutmu adalah harimaumu. Namun, ada pula yang menimpali, mulutmu adalah mutiaramu, mulutmu adalah emasmu, dan seterusnya. Artinya, lisan kita berpotensi untuk mendatangkan keburukan maupun kebaikan. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga lisan kita. Apakah banyak kebaikannya dengan menyampaikan yang benar atau malah terjerumus ke dalam dosa dan maksiat.

    Pada berbagai pertemuan, formal maupun obrolan biasa sehari-hari, seringkali kita mendapati pembicaraan berupa gunjingan (ghibah), mengadu domba (namimah) atau maksiat lainnya. Padahal, Allah SWT melarang hal tersebut. Allah SWT menggambarkan ghibah sebagai sesuatu yang amat kotor dan menjijikkan. Allah berfirman, ”Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Apakah salah seorang di antara kamu suka memakan daging saudaranya yang sudah mati?Maka tentulah kamu merasa jijik dengannya.” (QS. Al-Hujuraat [49]: 12).

    Nabi SAW telah menerangkan makna ghibah (menggunjing) melalui sabda beliau, yang artinya: “Tahukah kalian apakah ghibah itu?” Mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui” Beliau bersabda: “Engkau mengabarkan tentang saudaramu dengan sesuatu yang dibencinya.” Beliau ditanya, “Bagaimana jika yang aku katakan itu memang terdapat pada saudaraku?” Beliau menjawab, “Jika apa yang kamu katakan terdapat pada saudaramu, maka engkau telah menggunjingnya (melakukan ghibah) dan jika ia tidak terdapat padanya maka engkau telah berdusta atasnya.” (HR. Muslim).

    Apapun yang terdapat pada diri seorang muslim, baik tentang agama, kekayaan, akhlak, atau bentuk lahiriyahnya, sedang ia tidak suka jika hal itu disebutkan, dengan membeberkan aib, menirukan tingkah laku atau gerak tertentu dari orang yang dipergunjingkan dengan maksud mengolok-ngolok. Banyak orang meremehkan masalah ghibah, padahal dalam pandangan Allah, ghibah adalah sesuatu yang keji dan kotor. Rasulullah SAW bersabda: “Riba itu ada tujuh puluh dua pintu, yang paling ringan daripadanya sama dengan seorang laki-laki yang menyetubuhi ibunya (sendiri), dan riba yang paling berat adalah pergunjingan seorang laki-laki atas kehormatan saudaranya.” (As-Silsilah As-Shahihah, 1871).

    Bagi seseorang yang kebetulan hadir dalam majelis yang penuh dengan pergunjingan terhadap orang lain, maka dia amat sangat dianjurkan untuk mencegah kemungkaran dan membela saudaranya yang dipergunjingkan. Nabi SAW sangat menganjurkan hal itu, sebagaimana dalam sabdanya: “Barangsiapa membela (ghibah atas) kehormatan saudaranya, niscaya pada hari kiamat Allah akan menghindarkan api Neraka dari wajahnya.” (HR. Ahmad).

    Satu lagi bentuk amal lisan yang bisa mendatangkan keburukan adalah namimah (mengadu domba). Mengadukan ucapan seseorang kepada orang lain dengan tujuan merusak hubungan di antara keduanya adalah salah satu faktor yang menyebabkan terputusnya ikatan, serta menyulut api kebencian dan permusuhan. Allah SWT mencela pelaku perbuatan tersebut. Firman Allah SWT dalam Alquran: “Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, yang banyak mencela, yang kesana kemari menghambur fitnah.” (QS. Al-Qalam [68]: 10-11).

    Rasulullah SAW mempertegas ayat di atas dengan sabdanya: “Tidak akan masuk surga al-qattat (tukang adu domba).” (HR. Bukhari).

    Ibnu Atsir mengatakan, “Al-Qattat adalah orang yang menguping (mencuri dengar pembicaraan), tanpa sepengetahuan mereka, lalu ia membawa pembicaraan tersebut kepada orang lain dengan tujuan mengadu domba.” (An-Nihayah 4/11).

    Oleh karena itu ada beberapa hal penting yang perlu kita perhatikan dalam menjaga lisan. Pertama, hendaknya pembicaraan kita selalu diarahkan ke dalam kebaikan. Allah SWT berfirman, “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisikan mereka, kecuali bisik-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia.” (QS. An-Nisa [4]: 114)

    Kedua, tidak membicarakan sesuatu yang tidak berguna bagi diri kita maupun orang lain yang akan mendengarkan. Rasulullah SAW bersabda: “Termasuk kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

    Ketiga, tidak membicarakan semua yang kita dengar. Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Cukuplah menjadi suatu dosa bagi seseorang yaitu apabila ia membicarakan semua apa yang telah ia dengar.” (HR. Muslim)

    Keempat, tenang dalam berbicara dan tidak tergesa-gesa. Aisyah r.a. berkata, “Sesungguhnya Nabi shallAllahu ‘alaihi wa sallam apabila membicarakan suatu hal, dan ada orang yang mau menghitungnya, niscaya ia dapat menghitungnya” (HR. Bukhari-Muslim).

    Menjaga Hati

    Menjaga lisan sesungguhnya merupakan salah satu upaya menjaga hati. Benar bahwa apa yang diucapkan adalah representasi dari apa yang ada dalam hati dan pikiran. Namun, ketika Anda melakukan ghibah dan namimah, maka sesungguhnya Anda telah menanamkan dan memupuk kebencian terhadap orang lain dalam hati dan otak Anda. Semakin sering Anda meliarkan lisan Anda, semakin besar pula kebencian dalam hati Anda. Lebih lanjut – secara psikologis – Anda akan selalu terbawa emosi, kehilangan rasionalitas, dan selalu dalam kondisi tertekan. Sebaliknya, ketika Anda berusaha untuk tidak melakukan ghibah atau namimah, maka hati Anda akan tertata. Benih-benih kebencian dan amarah sedikit demi sedikit akan menghilang. Keuntungannya, rasionalitas Anda akan terjaga, dan emosi Anda akan stabil. Pada akhirnya, Anda akan dapat menjalankan aktivitas dengan baik.

    Semoga Allah SWT senantiasa menjaga diri kita, sehingga diri kita senantiasa berada dalam kebaikan. Amiin.

  2. Makasih pak asikin atas wejangannya…, semoga kita semua dijauhkan dari dosa ber-ghibah tersebut.
    Barangkali perlu dibedakan antara ghibah dan kemampuan untuk menganalisa suatu persamalahan dan menyampaikan di depan umum sebagai opini yang dapat mengubah sebuah sistem kearah kebaikan.
    Bukankan amal seseorang dinilai dari niat, laku dan hasilnya.
    terima kasih
    dan selamat ngeblog.

  3. soal ujian nasonal SMP

  4. Semoga ketulusan hati menjaga dari segala ambisi kita. amin

  5. Assalamu’alaikum,
    Perkenankanlah saya untuk mengetahui apa saja yang menjadi dasar dalam materi Ujian Nasional 2008. Terimakasih
    Wassalamu’alaikum

  6. assalamualaikum .wr.wb.
    saya mau tanya mengenai materi yang diujikan padaujian nasional besok.cara menyiasati soal ujian yang sulit giman ya?

  7. Asalamualaikum wr.wb.

  8. untuk novi : SKL, silahkan download pada panduan materi
    untuk desi : tentunya belajar yang giat, terutama kerjakan soal-soal UMPTN
    untuk nuriz : wa alaikum salam
    untuk arie oral : kalau ga tulus percuma hidup ini, mau berharap sama sapa coba..?

  9. aku minta SkLnya Donk……..Buat ngadepin Unas Klo bs jg bocorannya…….heheheheh

  10. silahkan download i share box, semoga bermanfaat

  11. kirimin panduan materi untuk un 2008-2009 um…!!!? :)

  12. minta bocoran soal UN buat SMK donk…
    please tolong email soalnya ke alamat email aku ya….

  13. Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatu

    Tolong kirimin panduan materi SMA dan Ma 2009/2010 donks…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: