Promosi Kampus VS KBM Kelas XII

Assalamualaikum wr. wb.

Hari ini, 31 Oktober 2007, proses KBM di sekolah berjalan seperti biasanya, siswa masuk kelas dengan tertib pada jam pertama, dan para gurupun mengajar dengan tertib pada jam pertama ini, walaupun terdapat beberapa kelas yang harus tidak ada pelajaran karena tugas dinas seperti pada CPNS yang saat ini sedang mengikuti kesamaptaan (7 orang Guru), namun pada umumnya para guru inipun cukup bertanggung jawab dengan meninggalkan tugas untuk dikerjakan oleh para siswa.

Ada hal yang menarik untuk dicermati pada KBM hari ini justru terjadi di kelas XII, dimana pada saat ini semua orang pasti menyadari dan memaklumi bahwa saat-saat ini adalah saat-saat yang sangat menentukan untuk persaiapan menghadapi ujian nasional yang menurut isue yang beredar akan lebih berat dari tahun-tahun yang lalu karena kemungkinan jumlah beban mata pelajaran yang diujikan berkembang dari 3 mata pelajaran (Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan Matematika untuk siswa IPA dan BahasaIndonesia, Bahasa Inggris dan Ekonomi untuk kelas IPS) bertambah dengan mata pelajaran khas program, sehingga untuk kelas IPA menjadi 6 mata pelajaran (bertambah dengan mata pelajaran Kimia, Fisika dan Biologi, untuk siswa IPA, serta Sosiologi, Geografi dan Matematika, untuk siswa IPS). Sungguh ironis, dimana sekolah-sekolah lain sudah menyelenggarakan proses penyiapan jauh-jauh hari sebelumnya, namun sekolah kita baru mengeluarkan jadwal kegiatan tambahan pelajaran pada akhir bulan ini (itupun belum ada sosialisasi kepada dewan guru terkait). Ditambah dengan kejadian hari ini yang cukup memprihatinkan, siswa kelas XII kedatangan tamu dari Magistra Utama yang akan memberikan informasi sekitar ujian sekolah, tentunya dengan embel-embel promosi kampusnya.

img_0001w.jpg

Satu sisi sekolah menginginkan peningkatan kualitas dengan pembelajaran yang effektif, pada sisi lain hal-hal yang mengganggu seperti ini tetap saja diterima dan diijinkan untuk dilaksanakan di sekolah. Sebenarnya apa sih untunya bagi sekolah kegiatan dari kampus-kampus ini yang pada kenyataanya sangat menyita waktu guru dan siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar yang effektif. Maka tidaklah salah jika pak Kodir yang pada saat itu melaksanakan ulangan tetap melaksanakan ulangannya tanpa mempedulikan kejhadiran para “tamu” ini. Demikian juga dengan pelajaran Kimia di kelas XII IPA 2 yang sedang melaksanakan praktikum di Laboratorium bersama pak Yoshi.

Terlebih kalau dilihat dari kesepatan yang telah diambil antara fihak magistra utama dengan sekolah yang dalam hal ini diwakiliki oleh wakasek kurikulum, pak Winarno yang mengijinkan kegiatan ini diselengarakan pada tanggal 2 Nopember nanti tetapi yang bersangkutan nyelonong datang pada hari ini, 31 Oktober 2007. Dalam keadaan mendadak seperti ini tentunya kesiapan dari guru BP sebagai pelaksana dan lini-lini yang terkait menjadi kebingungan dan akhirnya menerima kemarahan dari Kepala sekolah (yang sebenarnya tidak cukup beralasan) karena siswa kelas XII pada umumnya dalam keadaan tidak siap untuk penyelenggaraan kegiatan ini.

OK-lah jika kegiatan ini dianggap sebagai hal “yang dibutuhkan” namun tentunya koordinasi yang baik, tentunya menjadi kata kunci supaya semua kegiatan yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik, namun kegiatan tambahan seperti ini dapat pula berjalan tanpa masalah berarti yang muncul di sekolah.

Amin

Wassalamualaikum wr. wb.

Iklan

8 Tanggapan

  1. PENTING DONGGG????
    JANGAN SOMBONG LOE
    BELUM TENTU JUGA LO LULUS

  2. SMA N 1 CEPIRING.
    INFO SEPERTI ITU PENTING JUGA, BUKAN HANYA PTS TAPI JUGA PTN
    APA TIDAK MAU ANAKNYA MELANJUTKAN???

  3. makasih untuk mbak sasa…, jelas keprihatinan kami berdasar karena memang kondisi tersebut adalah seapa adanya, tidak pula bermaksud sombong, justru dengan kerendahan hati, kami telah sampaikan hal ini karena kesiapan kami yang memang kurang dalam menghadapi ujian nasional. Mohon dipahami kepentingan kami, seperti juga kami telah memahami kepentingan saudara.
    Info itu menjadi penting kalau memang kita sedang membutuhkannya, tapi dalam dunia yang serba terbatas ini demikian juga dengan waktu, maka tolong fahami kami dengan keterbatasan waktu tersebut. Alangkah senangnya memang kalau dalam menghadapi ujian nasional sekolah tidak terganggu dengan hal-hal seperti promosi kampus njenengan.

  4. saya alumni MU mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan ilmu yang diberikan semega MU tetap jaya n tercapai tujuannya! TERIMA KASIH

  5. saya alumni MU mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan ilmu yang diberikan semega MU tetap jaya n tercapai tujuannya! TERIMA KASIH n buat seluruh pengajar dari MU terutama MU madiun saya mengucapkan banyak terima kasih. n juga buast motivator-motivator james, tung desem waringin, dan lain saya mengucapkan banyak terima kasih. (walaupun cuma lewat kaset heeeeee3x.) n buat pak hendra maaf apa bila aku punya salah. maafin ya pak? SUKSES SELASU

  6. Sebetulnya tidak ada yang perlu untuk disalahkan atau saling menyalahkan. Disadari atau tidak sekolah memang benar-benar serius untuk menyiapkan ujian nasional untuk para peserta didiknya. Tetapi disisi lain…kegiatan seperti itu pun tentu tidak akan dapat berjalan tanpa izin dari pihak sekolah, artinya sesungguhnya magistra utama tidak bermaksud untuk seenaknya sendiri nyelonong jam pelajaran karena secara langsung pihak sekolah yang mungkin diwakili oleh pejabat tertentu juga mengizinkan kegiatan tersebut.

  7. saya salah satu siswi sma di daerah kendal dan saya merasa senang dengan kedatangan tim presenter dari magistra utama kesekolah saya, sangat disayangkan kalo ada guru atau sekolah yang merasa terganggu dengan kedatangan mereka ke sekolah, jelas kalo sekolah / guru yang gak suka itu punya sentimen khusus dengan magistra, karena kalo gak boleh presentasi ke sekolah, knapa di beri ijin…?

  8. semua kehidupan itu berimbang dan semua berubah,,technologi, kehidupan, ujian dan materi sekolah. Sebagai orang yang terpelajar apalgi pendidik seharusnya sangat menyadari adanya perubahan dengan cara belajar siswa..mari kita lihat kenyataannya di sekolah ; siswa-siswi duduk berjam2 hanya untuk mendengarkan opini dari seoarang guru tentang pelajaran, parahnya lagi banyak guru yang ngajaranya masih openbook/readbook saat mengajar…tanpa diketahui para siswa dah jenuh dan akhirnya banyak yang ngantuk dan maenan hp sendiri,,,,padahal siswa butuh metode pembelajaran yang kreatif..nah kalo dah gitu yang disalahkan siswanya…wow sangat aneh tapi nyata..ironinya tidak ada perbaikan..sama halnya dengan ijin dan perijinan,,,semua berubah..hanya orang-orang kuno saja yang tidak menerima perubahan, nah apalagi dah nyandang gelar PNS ,,,,seolah2 semuanya ndak penting, ngajar sekenanya…Metode mana????cara mengajarnya…akan sangat riskan sekali bagi perkemabangan siswa bila guru-gurunya disekolah tidak bisa merubah cara mengajarnya…….Mungkin PNS akan lebih baik menggunakan sistem kerja swasta agar tidak percuma uang rakyat untuk membayar GAJI BUTA….ironinya tidak ada perbaikan di bidang pendidikan maupun pemerintahan……semoga para guru bisa siap mengajar dengan lebih baik dan tidak bingung menerima perubahan…perubahan itu WAJIB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: