Persiapan Lomba Mata Pelajaran

Assalamualaikum wr. wb.
Kembali lagi budaya instant masih sangat kental ditampakkan pada persaialan lomba mata pelajaran tahun ini, 7 hari menjelang lomba baru didapat khabar dari dinas bahwa pelaksanaan lomba mata pelajaran akan dilaksanakan pada hari sabtu, 24 Pebruari 2007, itupun masih dalam “jarene”, sebab belum ada hitam di atas putih yang menyatakan pelaksanaan lomba tersebut dilaksanakan, dan konyolnya ketika fihak sekolah dikonfirmasi akan hal tersebut, persiapan yang memang belum ditata sama sekali tersebutpun masih dalam bahasa berkilah…, toh belum ada suratnya, sehingga mau ngaturnya gimana.
Padahal event ini merupakan event pasti yang berlangsung setiap tahun, teringat ketika awal tahun pelajaran, dan dimunculkan isyue penanganan intensif lomba-lomba mata pelajaran seperti ini, namun tanggapan yang muncul sepertinya dingin-dingin saja, serta orientasi finansial selalu menjadi muaranya, terus perjam ngajarnya dibayar berapa, ya barangkali memang tidak semua orang berorientasi pada perolehan pendapatan atas apa yang dilakukan di sekolah, namun paling tidak maksud baik pengelolaan dari awal seharusnya mendapat tanggapan yang semestinya, namun yang ada justru seperti melecehkan proses penanganan, dan pada akhirnya menyebabkan ke”engan” an untuk melakukan sesuatu bagi nama baik sekolah.
Satu hal yang tidak mungkin dipungkiri, bahwa kinerja guru SMA Cepiring, terutama yang masih muda, cukup memiliki dedikasi dan integritas, seharusnya ini dapat dimanfaatkan guna tujuan-tujuan sekolah, namun jika penanganan seperti sekarang ini yang cenderung mendadak, instant, dipaksakan, tanpa target jelas, dan “ngoyoworo” ini tentunya menyebabkan proses penyiapan menjadi tidak optimal.
Dari perjalanan penyiapan kali inipun terlihat, bahwa pelaksanaan sangat tidak terkoordinasi, yang penting anak-anak, yang notabene anak pintar ini di karantina di laboraotium, diberi materi, entah dengan kesesuaian berapa persen, dan kemudian dilepas begitu saja, ya boleh lah sekali-kali kelihatan guru pembimbing terlihat nyambangi, namun terlihat pula kurang betah untuk menangani. Toh juga tidak jelas…, apa yang akan didapatkan dari kegiatan ini, belum lagi penangan untuk tahun ini tidak dalam bentuk team work, sehingga semua guru bidang studi sejenis merasakan dan mempedulikan keberadaan ini, tapi perorangan yang ditunjuk, dan yang ditunjukpun belum tentu punya kapasitas kepembinaan yang mencukupi.
Alhasil….., kita lihat saja besok, dimuali jam 09.00 anak-anak akan bertempur mendapatkan peringkat terbaik untuk mencuri tiket ke tingkat propinsi.
Barangkali untuk SMA Cepiring, prestasi sama dengan tahun lalau sudah merupakan prestasi baik, semoga saja lebih.
Dari analisa penulis yang masih dapat dijagokan barangkali dari MP TI dan Ekonomi, namun dari mata pelajaran yang lain, kayaknya masih jauh panggang dari asap.
Kata kunci yang mungkin dapat direnungkan adalah, koordinasi yang lebih baik, sehingga penyiapan kegiatan seperti ini tidak instant-instat lagi, tapi merupakan kegiatan terprogram yang jelas target dan administrasinya.
Terima Kasih
Unggul dalam prestasi, mulia dalam budi dan trampil dalam karya…..opo iyo……????!!!!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: